apakah kacang kedelai menyebabkan asam urat

Kacang kedelai merupakan makanan yang kaya akan protein nabati dan serat. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi, kacang kedelai seringkali dijadikan alternatif sumber protein bagi vegetarian dan vegan. Namun, ada beberapa orang yang menghindari makanan ini karena takut akan meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Apakah benar kacang kedelai dapat menyebabkan asam urat? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Asam Urat?

Asam urat adalah senyawa yang dihasilkan oleh tubuh ketika menguraikan zat purin. Purin sendiri terdapat dalam banyak jenis makanan, termasuk daging merah, ikan, dan produk susu. Saat kadar asam urat dalam tubuh terlalu tinggi, kristal asam urat dapat menumpuk di persendian dan menyebabkan radang atau nyeri. Kondisi ini disebut sebagai penyakit asam urat atau gout.

Apakah Kacang Kedelai Mengandung Purin?

Kacang kedelai memang mengandung purin, namun jumlahnya relatif lebih rendah dibandingkan dengan makanan yang mengandung protein hewani seperti daging dan ikan. Menurut beberapa penelitian, 100 gram kacang kedelai mengandung sekitar 79 mg purin, sementara 100 gram daging sapi mengandung sekitar 110 mg purin. Oleh karena itu, konsumsi kacang kedelai dalam jumlah yang wajar seharusnya tidak menyebabkan peningkatan kadar asam urat yang signifikan.

Apakah Kacang Kedelai Meningkatkan Risiko Asam Urat?

Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi kacang kedelai tidak berhubungan dengan peningkatan risiko asam urat atau gout. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menemukan bahwa konsumsi kacang kedelai selama 12 minggu tidak meningkatkan kadar asam urat pada pria yang menderita hiperurisemia (kondisi di mana kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi). Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 menunjukkan bahwa konsumsi kacang kedelai bahkan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, yang seringkali juga terkait dengan kadar asam urat yang tinggi.

Bagaimana Cara Konsumsi Kacang Kedelai yang Sehat?

Untuk memperoleh manfaat nutrisi dari kacang kedelai tanpa meningkatkan risiko asam urat, ada beberapa tips konsumsi yang bisa Anda lakukan:

  1. Pilih kacang kedelai yang masih utuh atau utuh dikupas, bukan yang sudah dihaluskan atau diproses.
  2. Konsumsi kacang kedelai dalam jumlah yang wajar, sekitar 1-2 porsi per hari.
  3. Padukan kacang kedelai dengan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum untuk membantu mengontrol kadar glukosa darah.
  4. Hindari mengonsumsi kacang kedelai bersamaan dengan makanan yang tinggi purin seperti daging merah atau ikan.
  5. Konsumsi kacang kedelai sebagai bagian dari diet yang seimbang dan beragam.

Kesimpulan

Kacang kedelai merupakan sumber protein nabati yang sehat dan bergizi. Meskipun mengandung purin, konsumsi kacang kedelai dalam jumlah yang wajar seharusnya tidak meningkatkan risiko asam urat atau gout. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang kedelai dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Untuk memperoleh manfaat nutrisi yang optimal, pastikan untuk mengonsumsi kacang kedelai dengan cara yang sehat dan seimbang.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...