kelebihan dan kekurangan terapi bekam

Terapi bekam atau hijama adalah salah satu metode pengobatan alternatif yang telah digunakan sejak zaman dahulu kala. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah yang terdapat di dalam tubuh melalui teknik penyedotan dengan menggunakan sebuah alat khusus yang disebut dengan bekam.

Kelebihan Terapi Bekam

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Terapi bekam dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini terjadi karena bekam dapat membantu mengeluarkan racun dan zat-zat berbahaya di dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan kuat.

2. Mengurangi rasa sakit

Terapi bekam juga dapat membantu mengurangi rasa sakit pada berbagai bagian tubuh seperti sakit kepala, sakit pinggang, sakit sendi, dan lain sebagainya. Hal ini terjadi karena bekam dapat membantu meredakan peradangan dan menyembuhkan jaringan yang rusak.

3. Mengatasi masalah pernapasan

Terapi bekam juga dapat membantu mengatasi masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, dan lain sebagainya. Hal ini terjadi karena bekam dapat membantu melebarkan saluran udara dan meningkatkan aliran oksigen ke paru-paru.

4. Meningkatkan sirkulasi darah

Terapi bekam juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh. Hal ini terjadi karena bekam dapat membantu menghilangkan sumbatan pada pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

Kekurangan Terapi Bekam

1. Risiko infeksi

Terapi bekam dapat meningkatkan risiko infeksi jika alat bekam tidak steril atau jika teknik penyedotan tidak dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, terapi bekam harus dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih dan menggunakan alat bekam yang steril.

2. Risiko memar dan luka

Terapi bekam dapat meningkatkan risiko memar dan luka pada kulit jika teknik penyedotan tidak dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, terapi bekam harus dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih dan menggunakan teknik penyedotan yang benar.

3. Tidak cocok untuk semua orang

Terapi bekam tidak cocok untuk semua orang terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sebelum melakukan terapi bekam, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

4. Efek samping

Terapi bekam dapat menyebabkan efek samping seperti pusing, lemas, dan mual. Hal ini terjadi karena bekam dapat mengeluarkan banyak darah dari tubuh sehingga menyebabkan tubuh menjadi lemas dan tidak nyaman.

Kesimpulan

Terapi bekam memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan terapi ini. Terapi bekam dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi rasa sakit, mengatasi masalah pernapasan, dan meningkatkan sirkulasi darah. Namun, terapi bekam juga memiliki risiko infeksi, risiko memar dan luka, tidak cocok untuk semua orang, dan efek samping seperti pusing, lemas, dan mual.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...